Bandar Q
Bandar PilihanInformasi 10 Situs Judi Online Terpercaya tahun 2018
Situs Judi Terpercaya Games Judi Bonus dari Situs Judi Online Min. Deposit Link Daftar
ModalQQ
Winrate Tertinggi
Poker Online, DominoQQ, BandarQ, AduQ, Capsa Susun, Bandar Poker Sakong Online Bonus Cashback 0.5% Bonus Referral 20% Dibagikan setiap hari sabtu 10.000
.com/proxy/
DiskonQQ
Bandar Poker Terpopuler
Poker Online, DominoQQ, BandarQ, AduQ, Capsa Susun, Bandar Poker Sakong Online Bonus Cashback 0.5% Bonus Referral 20% Dibagikan setiap hari senin dan kamis 25.000
.com/proxy/
DominoQQ
Situs DominoQQ Terbaik
Poker Online, DominoQQ, BandarQ, AduQ, Capsa Susun, Bandar Poker Sakong Online Bonus Cashback 0.3% Bonus Referral 10% Dibagikan setiap hari senin 25.000
.com/proxy/
Meja13
Situs Capsa Susun Terbaik
Poker Online, DominoQQ, BandarQ, AduQ, Capsa Susun, Bandar Poker Sakong Online Bonus Cashback 0.5% Bonus Referral 10% Dibagikan setiap hari senin 25.000
.com/proxy/
MusimQQ
Poker Online Terfavorit
Poker Online, DominoQQ, BandarQ, AduQ, Capsa Susun, Bandar Poker Sakong Online Bonus Cashback 0.5% Bonus Referral 20% Dibagikan setiap hari senin dan kamis 25.000
.com/proxy/
MenangQQ
Gampang Menang
Poker Online, DominoQQ, BandarQ, AduQ, Capsa Susun, Bandar Poker Sakong Online Bonus Cashback 0.5% Bonus Referral 10% Dibagikan setiap hari senin 25.000
.com/proxy/
Bandar Poker Dan Bandar Q Terpercaya Di Asia Dan Indonesia,Agen DominoQQ Dan Adu Q Terbaik Bandar DominoQQ Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online

Cerita Dewasa : Tetangga Suka Nonton Film XXX

musimbokep

Pagi itu Aswin telat untuk tiba dari tempat kerjanya, Pria 25 tahun itu bekerja disebuah toko komputer, ia sering menerima permintaan perbaikan komputer ataupun laptop.
“Dari mana aja Win? udah jam segini”,
“Maaf bos, Kemarin hbis ngelembur”,
“Lembur apa Win?”,
“Benerin komputernya tetangga tuh”,
“Dikasih berapa kamu Win?”,
“Kalo tetangga mah gak usah”,
“Yaah, rugi waktu Win kamu”,
“gpp bos, sekali kali lah” Aswin sudah disambut bos tokonya.

Segera Aswin melakukan pekerjaannya seperti biasa. Sampai Siang Aswin masih sibuk bekerja, lalu setelah menerima beberapa kostumer, Aswin didatangi orang yang cukup familiar.

LIHAT JUGA :  Cerita Dewasa : Ngentot Rena Gadis Yang Cantik Jelita

“Hey Win…”,
“Loh, Pak Hanri, tumben mampir pak, Komputernya sudah bisa kan?”, Ternyata itu tetangganya si Pak Hanri.
“Hehehe, Udah kok Win komputernya sudah bisa, tapi katanya anakku masih ada yang kurang”,
“Maaf pak, kemarin memang saya bawa kerumah biar gak ganggu, kurang gimana pak?”,
“Kurang programnya atau gimana itu, Si Griva mintanya kamu dateng kerumah aja”,
“Oh, oke deh pak, nanti sore saya kesana”,
“Nanti saya tinggal ya Win, kamu urus sendiri itu komputer sama Griva”,
“Memang kemana pak Hanri nanti?”,
“Saya ada acara sama istri saya, hehehe, ya sudah saya tinggal dulu”,
“Iya pak, terima kasih udah mampir” Pak Hanri segera pergi.

Aswin sempat memikirkan apa yang harus ia persiapkan nanti, sempat juga ia memikirkan si Griva, anaknya pak Hanri, gadis SMA itu jarang sekali bertemu dengannya, seingatnya Griva itu cukup cantik.

“Win, siapa tadi?”,
“Tetanggaku bos”,
“Masih minta dibenerin lagi PCnya? hadeh, minta ceperan sana”,
“Gak usah bos, Nanti juga ditinggal keluar pas mbenerin PCnya”,
“Kok kamu mau mau aja sih Win?”,
“eh, nanti ditemenin anaknya kok bos”,
“Cewek apa cowok tuh?”,
“cewek, emang napa bos?”,
“hahahaha, gapapa Win, kalo gitu gak bayar sih ada gantinya”,
“hahaha, bisa aja bos” Aswin kemudian melanjutkan kerjanya.

Sore itu shift kerjanya usai, ia segera pergi menuju rumah tetangganya itu. Beberapa menit perjalanan, Aswin mendapati Handphonenya berbunyi, sepertinya ada telepon, segera ia angkat.
“Halo?”,
“Mas Aswin? masih kerja ya?”,
“Sudah pulang, Ini siapa?”,
“Ini Griva, anaknya pak Hanri”,
“Oh, Griva, ini perjalanan kesana kok”,
“Cepet ya mas, sekalian benerin laptopku juga”,
“Oh, oke oke” Setelah selesai menerima telepon, Aswin sempat heran dengan suara indah Griva, ia segera melanjutkan perjalanan.

Sesampainya dirumah Griva, ia segera mengetuk pintu, dan tampak Gadis itu membuka pintu.

“Mas Aswin, ayo mas, masuk aja…” Aswin sedikit kaget melihat Gadis SMA itu memakai baju tidur saja, memang tidak salah lagi kalau Griva ini memang cantik.
“Iya, udah keluar semua ya?”,
“Iya, sekeluarga keluar, aku males pergi” Setelah masuk kedalam, Aswin sudah melihat PC dirumah itu menyala, juga ada Laptop milik Griva.
“PCnya udah gpp itu, kurang program apa?”,
“Itu mas, program buat ngetik itu, ms wordnya belum ada”,
“ooh, iya lupa kemarin”,
“Terus buat muter videonya gak ada, player yang dari windowsnya gak support”,
“Masa sih? ya udah biar aku benerin”,
“Oke mas, nanti sekalian dileptopku ya mas, ini error juga pemutar videonya”.

Aswin segera mendekati PC itu, lalu mulai menancapkan flashdisknya, dan menyelesaikan tugasnya itu. Sesekali Aswin melihat kearah Griva yang sedang menggunakan laptop itu, Pria itu sempat kaget, ia melihat buah dada montok milik Griva dari lubang baju tidurnya itu.

Sambil terus mengatur PC itu, Aswin sesekali menengok kearah Pemandangan indah itu, ia juga melihat bagaimana cantiknya si Griva itu.

“Udah belum mas?”,
“eh, ini, udah kok”,
“Cepetnya mas, sekarang laptopku dong mas” Griva sempat heran, Aswin itu memperhatikannya, tapi diam saja.
“Mas? woe? nglamun apa sih?” Griva melambaikan tangannya didepan wajah Aswin.
“Eh, hehehe, nggak kok, gak papa”,
“Lelah habis kerja ya mas? jadi gampang ngelamun”,
“Iya mungkin, haha” Aswin lalu duduk disebelah Griva.

Kemudian Aswin membenarkan program pemutar video dilaptop Griva, pria itu sempat merasa gerah duduk disebelah gadis cantik itu. Beberapa saat kemudian, laptop itu sudah bisa digunakan dengan baik.

“Videonya mana yang mau diputar?”,
“Mana mas, biar aku yang buka” Griva langsung kembali menyambar laptopnya, Aswin sempat merasakan halusnya tangan gadis itu menyentuh dirinya.
“Ini ni mas, aku dikasih temanku, katanya bagus” Format Video itu lebih familiar dibuka dihandphone, tapi karena sudah diatur oleh Aswin, Video itu bisa diputar di laptop Griva.

Saat video dimulai, Aswin sempat curiga, karena ada laki laki dan perempuan yang sedang bercakap cakap, namun tampak begitu dekat. Benar saja, tak lama pria dan wanita dalam video itu sudah membuka baju, dan mulai bercinta.

“Waduh, videonya kok gini Va?”,
“Udah mas, gak papa, kalau gak mau nonton jangan diliat mas” Aswin heran sekali, Griva malah makin asyik menonton video itu.

Aswin tak bisa menolak untuk menonton video porno itu, apalagi rumah itu sedang sepi, ia hanya berdua dengan Griva. Volume suara video itu dibesarkan, membuat suasana rumah makin panas. Dalam video itu tampak pria dan wanita sudah telanjang dan asyik saling jilat dan bercumbu, tak lama wanita dalam video itu sudah asyik mengulum penis lawan mainnya.

“Wow, besarnya…” ucapan Griva itu membuat Aswin menelan ludah, pria itu juga sadar penisnya sendiri juga mulai berontak.

Saat pria dan wanita dalam video itu sudah asyik bersetubuh, tampak Griva hanya diam. Aswin sempat memperhatikan gadis itu, ternyata tangan kirinya sudah masuk dalam pakaian tidurnya, dan terlihat jari jarinya bergerak diantara kedua bokong imutnya. Aswin menelan ludahnya, ia sebenarnya tak mau melakukan yang aneh aneh, namun karena ulah Griva itu ia jadi makin terangsang.

Suara desahan dan tabrakan penis dalam video itu membuat Aswin tidak tahan lagi.

“Griva… udah basah belum tuh?”, Griva diam saja, gadis itu masih melihat video itu sambil wajahnya memerah.

Aswin hilang kendali, ia mendekati Griva, lalu tangannya beraksi, dirangkulnya gadis itu, pria itu mulai mengelus bahu si cantik Griva. sambil menonton video porno itu, Aswin meneruskan aksinya, tangannya kemudian melesat masuk kedalam baju tidur Griva, segera buah dada montok gadis itu dielus elus perlahan.

Aswin heran juga, mengetahui Griva tidak berontak sama sekali, mengetahui hal itu Aswin makin ngawur, segera buah dada montok gadis itu diremas dengan nikmat.

“Aaahhhh, mmm” Desahan Griva membuat Aswin sangat senang, juga makin terangsang.

Aswin sudah tak kuat, ia tanpa ragu membuka celananya, dan penis tegaknya itu bisa dilihat oleh Griva.

“Griva, dari pada diem, nih ada yang beneran” Gadis itu menoleh, meski sempat kaget, ia menoleh kembali menonton video itu, namun tangan mulus gadis itu sudah melesat menangkap penis besar milik Aswin.

Penis pria itu sudah dikocok dengan cepat, seiring dengan suara video porno itu. Suasana rumah makin panas, penis tegaknya Aswin sudah mengeluarkan cairan bening, dan menetes ketangan Griva yang masih bergerak mengocok kemaluan Aswin.

“oooh, pinter juga kamu Va”. Tak lama, Video itu sudah usai, wajah wanita dalam video porno itu sudah dibanjiri sperma. Griva yang sudah puas itu kemudian melihat kearah Aswin,
“mmm… mas Aswin, main sama aku ya, kayak divideo itu tadi” Aswin seperti menang undian saja, hatinya sangat gembira.
“Boleh kok Va, beneran kamu mau?”,
“Beneran mas, oummf” Griva sudah membuka mulutnya dan menghisap penis basah Milik Aswin.

Dijilat dan diemut dengan nikmat, sambil tangannya terus mengocok penis besar Aswin.

Aswin yang terkesima dengan kehebatan Griva mengoral penisnya itu tak mau diam saja, ia memasukkan tangannya kedalam pakaian tidur Griva. Kemudian ia sibuk mengelus elus perut dan buah dada gadis cantik itu. kemudian turun menuju selangkangannya, ternyata Aswin menemukan bibir vagina Griva itu sudah basah kuyub oleh cairan berlendir.

“Waw, udah basah itu Va, hmmm”,
“mmm…mmm..slruup..mmm…Aaahn, jangan digituin mas, auuuh” Griva sempat mengerang mengetahui jari jari tangan Aswin itu sudah masuk kedalam lubang perawannya, gadis itu tak bisa mengelak kenikmatan saat jari jari itu bergerak hebat menggesek dinding terluar vagina Griva.
“Loh, tadi kamu kan yang minta”,
“Oooh, uuuh, mmmf…mmm…slruup..mmm” Griva kini mengikuti kemauan Aswin, gadis itu tetap melanjutkan mengulum penis Pria itu sambil merasakan memeknya digrayangi.

Beberapa menit itu mereka berdua asyik menikmati kemaluan lawan mainnya, tiba tiba Croot croot, Aswin mengisi penuh mulu gadis itu dengan spermanya.

“Oufgghhh…mmm..gleegk…mmm..uhuk uhuk..”,
“Wow, ditelan semua Va? hebatnya kamu..”,
“uhuk..mmm..udah biasa mas kalau itu..” Aswin baru tau, tampaknya memang Griva sudah sering mengulum dan menikmati penis lelaki.

Aswin sempat ragu untuk melanjutkan aksinya,

“Aku kekamar mandi bentar ya Va” Aswin pergi kekamar mandi, ia membasuh penis basahnya, juga tangannya yang penuh cairan berlendir.

Setelah kembali, Aswin dihebohkan dengan Griva yang sudah telanjang dan sibuk mengobok obok memeknya sendiri, tampak gadis itu sungguh terangsang berat.

“Aduh aduh, udah gak tahan ya Va?”,
“hmmmf, aaahn, uuuh, Iya mas, oouuh”. Aswin tak ingin mengambil keperawanan Griva,
“Va, sebenernya aku takut mau…”, Griva langsung mengubah posisi, ia mengambil posisi doggy style.

Gadis itu menunjukan memeknya yang sedang digesek gesek itu sudah benar benar basah.

“mmf…beneran gak mau mas? liat deh..ooouh”. Aswin langsung kehilangan kendali, pria itu melepas semua pakaiannya, dan berlari menangkap pinggul Griva yang montok.

Aswin masih tak mau mengambil keperawanan Griva,

“Aku…. masukin di lubang pantatmu aja Va”,
“Ya udah mas, terserah, ayo, aku udah gak tahan…”. Aswin menggunakan kedua jarinya, ia masukkan kedalam lubang pantat Griva, dia berusaha melebarkan lubang itu.
“Aaaaahn! ouuuh, mmmf, sssh” Griva masih terus menggesek lubang vaginanya sendiri.

Setelah berusaha beberapa kali melebarkan lubang itu, Aswin lalu menempelkan penisnya dilubang pantat sempit Griva, didorongnya perlahan lubang yang sedikit terbuka itu.

“M..mas, penismu…Gede banget…Aaaaahn!” Penis Aswin sudah mulai masuk kedalam, Aswin merasakan benar benar sempit lubang itu.

Pria itu memilih menampar dan meremas bokong Griva, untuk memberi stimulus kepada gadis cantik itu. Aswin juga terus menggerakkan penisnya, dan reaksi Griva jelas membuat lubang itu terbuka, Aswin kini bisa merasakan penisnya masuk lebih dalam.

“oooh, siap ya Va, uuh” Aswin menggerakkan pinggulnya, dan penisnya itu juga bergerak maju mundur menyodok lubang pantat Griva.
“Aaaahn! ooouh, ampun, oooooh, mmmmf” Aswin lalu meraih kedua tangan Griva, ditariknya tangan mulus itu, kini Aswin dengan asyik menyodok lubang pantat Griva sambil memegangi tangannya, tampak buah dada gadis itu bergerak tak dikendalikan.

Aswin benar benar menikmati adegan panas itu, Suara desahan sicantik Griva itu membuatnya benar benar senang. Beberapa menit tak ada henti Aswin menyodok lubang pantat Gadis itu, kemudian Pria itu mencabut penisnya. Griva roboh, tampak gadis itu benar benar kualahan melawan kehebatan Aswin. Aswin memegang penisnya, dan mengocoknya didepan Griva yang sudah kelelahan itu.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex: Janda Kesepian

“Buka mulutmu Dong Va, mau keluar nih”,
“i..iya..aaaa” Crooot crooot crooot, Aswin memuntahkan spermanya diatas buah dada dan juga disekitar mulut Griva, gadis itu telah merasakan mandi sperma.

Setelah puas beraksi, Aswin mengangkat Griva, dan dibawa kekamarnya. Pria itu lalu memakaikan pakaian tidur gadis itu, juga membersihkan wajah cantiknya.

“Sudah ya Griva, Aku tinggal pulang ya…”,
“i…iya mas, makasih ya, udah mau main sama Griva”,

147 Comments